BKPP Rohul Siapkan 12 Meja Pengambilan Kartu ‎Tanda Peserta Seleksi CPNS

Pasca seleksi Administrasi  peserta Calon Pegawai negeri Sipil (CPNS) resmi diumumkan Badan Kepegawaian pendidikan dan pelatihan (BKPP) Rokan Hulu (Rohul), nantinya peserta akan ikuti proses seleksi kompetensi dasar (SKD).

Diakui Kepala BKPP Rohul, M. Zaki melalui Kepala Bidang (Kabid), Perencanaan Kepegawaian, Heni widiastuti, setelah 4322 berkas pelamar dinyatakan lulus maka peserta ujian CAT akan mengikuti SKD yang dilaksanakan November 2018 mendatang.

"Sehingga, 4322 berkas inilah yang dinyatakan lulus dan bisa mengikuti ke tahap selanjutnya, yakni ujian CAT SKD. Pelamar wajib mengambil kartu tanda peserta seleksi di kantor BKPP yang dimulai pada Kamis (25/10/2018),  untuk bisa perebutkan 278 formasi yang disediakan," terang Heni, Rabu (24/10/2018).

Ditambahkannya, demi memaksimalkan pelayanan pengambilan kartu tanda peserta seleksi pihaknya telah mempersiapkan berbagai hal, seperti menyiapkan tempat bagi 4322 peserta dalam pengambilan kartu.

Menurutnya, BKPP juga sudah menyiapkan 12 meja pelayanan pengambilan, yang masing-masing meja sudah ada tertera  nomor urut untuk dilayani, jadi peserta harus tahu nomor urut pada pengumuman seleksi administrasi.

Sebut Heni, jadwal pengambilan kartu tanda peserta seleksi telah ditentukan, bagi pelamar tenaga guru bisa mengambil kartu tanda peserta seleksi pada Kamis (25/10/2018) hingga jumat (26/10/2018), di kantor BKPP. Lalu, bagi pelamar tenaga kesehatan, bisa mengambil kartu tanda peserta seleksi, pada Sabtu, (27/10/2018), dengan jam ‎kerja 08.00 sampai dengan 17.00 Wib.

Pelamar tenaga teknis, dapat mengambil kartu tanda peserta seleksi pada, Minggu (28/10/2018), dengan jam kerja mulai 08.00 hingga pukul 17.00 Wib.

"Perlu diingat, panitia tidak melayani pelamar yang mengambil kartu tanda peserta seleksi di luar waktu yang sudah ditentukan," jelasnya.

Heni mengaku, sebelum datang ke kantor sebaiknya mempersiapkan persaratan yang telah ditentukan, yakni untuk syarat-syarat pengambilan kartu tanda peserta seleksi, dengan memperlihatkan, KTP/surat keterangan tentang data diri asli dari Disdukcapil, dan kartu pendaftaran SSCN Asli ( dalam hal foto tidak muncul pada kartu pendaftaran yang asli dapat ditempelkan foto pada kartu tersebut).

Sebutnya lagi, bagi peserta yang ingin mengambil kartu tanda peserta seleksi, harus menyerahkan dukumen kepada BKPP yakni, Foto kopi Surat lamaran, foto kopi ijazah dan transkip nilai yang sudah dilegalisir, foto kopi KTP, foto Surat pernyataan tidak akan mengajukan pindah tugas sebelum memiliki masa kerja 10 tahun.

Lalu, foto copy surat pernyataan tidak pernah dihukum penjara sesuai anak lampiran 1-d keputusan kepala BKN nomor 11 tahun 2002. foto kopi STR/Surat keterangan STR dalam pengurusan (wajib bagi tenaga kesehatan). Foto kopi sertifikat pendidik bagi tenaga guru yang dilegalisir (jika ada).

"Juga ikut dilampirkan surat asli pernyataan tentang kebenaran dokumen yang diunggah, contohnya fotmatnya sudah ada kita lampi‎rkan dihttp;//bkd.rokanhulukab.go.id, dan foto kopi surat pernyataan bekerja terus menerus (bagi pelamar dari honorer kategori II," jelasnya.

Dokumen yang  diserahkan masing-masing 1 rangkap dengan ketentuan, Map berwarna. Map warna merah bagi tenaga guru, kuning bagi pelamar tenaga kesehatan, dan hijau bagi tenaga teknis. Pada bagaian depan map ditulis nama lengkap, nomor kartu pendaftaran, pendidikan, jabatan yang dilamar, alamat lengkap dan nomor telepon dan hp.

Ketika ditanya apakah pengambilan kartu bisa diwakilkan, Heni mengaku, jika pelamar berhalangan boleh diwakilkan dengan membawa surat kuasa bermaterai 6000 disertai KTP asli/surat keterangan diri asli pelamar dalam bentuk hasil scen asli.

"Khusus bagi pelamar yang berasal dari luar provinsi Riau, nantinya dapat menghubungi panitia di nomor whatsApp 085265921211," sebutnya.

Terkait lokasi ujian, Heni mengakui,  lokasi ujian itu akan d‎ilaksanakan di hotel Labersa di Pekanbaru, namun untuk jadwal hingga saat ini belum ditentukan.

"Hingga kini kita masih menunggu jadwal dari BKN kemungkinan akan dilaksanakan di bulan November. Permasalahan saat ini kita masih belum bisa melakukan cetak kartu peserta ujian di sistem, meduah-mudahan, besok (kamis) bisa dicetak," ucapnya.