Bupati Sukiman dan Ketua TP PKK Rohul Tinjau Khitanan Massal di Desa Rambah Utama

Bupati Rohul H Sukiman dan Ketua Tim Pengerak (TP) PKK Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Hj Peni Harwati, tinjau pelaksanaan khitanan massal 60 anak kurang mampu dalam rangka kegiatan bhakti sosial yang ditaja TP PKK Rohul bersama Dinas Kesehatan (Diskes) serta PKK Kecamatan, desa, serta Puskesmas Rambah Samo I dan Rambah Samo II.

Kegiatan dipusatkan di Puskesmas Rambah Samo II Desa Rambah Utama, Kecamatan Rambah Samo, juga dihadiri Kadiskes Rohul dr Bambang Triono, Camat Rambah Samo Adi Irawan.S.STp, Kades Rambah Utama, Ketua TP PKK Kecamatan dan desa se-Rambah Samo.

Bupati H Sukiman mengatakan, kegiatan khitanan massal yang ditaja TP PKK Rohul merupakan kegiatan bhakti sosial bagi masyarakat. Dimana itu merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya bagi anak-anak tidak mampu.

“Khitan ini juga sebagai bentuk menunaikan sunnah Rasul, dalam mensyiarkan‎ risalah agama Islam di lingkungan sosial dengan masyarakat. Kemudian, meningkatkan kesadaran untuk menjaga kebersihan guna mewujudkan generasi yang lebih sehat dan sholeh,”

“Selain itu, juga menumbuhkan kepedulian terhadap sesama serta membantu meringankan masyarakat kurang mampu untuk melaksanakan khitanan sesuai dengan perintah dan ajaran agama,” jelas Bupati Sukiman.

Kadiskes Rohul dr Bambag mengatakan, kegiatan dilaksanakan TP PKK Rohul kerjasama dengan Puskesmas Rambah Samo I dan Rambah Samo II. Dimana, untuk tenaga medis yang mengkhitan anak itu dari puskesmas.

Camat Rambah Samo, Adi Irawan.S.STp berterima kasih Kepada Bupati Sukiman, atas pelaksanaan kegiatan khitanan massal yang digelar di wilayah kerjanya. Juga berterima ke TP PKK Rohul, Puskesmas Rambah I dan Rambah Samo II, Diskes dan seluruh Kepala desa karena sudah melaksanakan bhakti sosial khitanan massal bagi 60 anak.

“Pesertanya,anak–anak dari desa-desa di Rambah Samo. Kegiatan ini digelar di Puskesmas Rambah Samo II Desa Rambah Utama. Kita hanya memfasilitasi saja kegiatan ini, dimana anak-anak peserta khitan masing-masing 30 anak dari wilayah kerja Puskesmas Rambah Samo I  dan 30 lainnya dari Puskemas Rambah Samo II,” katanya

“Anak-anak tersebut, dari desa-desa di Rambah Samo yang merupakan keluarga kurang mampu,” sebut Camat Rambah Samo. (Adv/Humas)