Kawal Suara di Pemilu 2019, DPD II Golkar Rohul Bekali Saksi TPS Dengan Aplikasi Saksi

Sebagai salah satu elemen partai yang penting dalam Pemilu adalah peranan saksi yang menjadi kunci dalam pemenangan Pemilu, khususnya dalam mengamankan perolehan suara Partai di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Untuk memberikan bekal dan pelatihan kepada kepada saksi, DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Aplikasi Saksi Partai Golkar Tahun 2019 Bappilu Tingkat Kabupaten Rokan Hulu, yang dipusatkan di Hotel Sapadia Pasir Pengaraian, Rabu (3/4/2019).

Pada Bimtek Aplikasi Saksi Partai Golkar Tahun 2019 Bappilu Tingkat Kabupaten Rohul itu tampak juga dihadiri, Sekretaris DPD II Partai Golkar Rohul, Bendahara H. Zulkarnain S.Sos, Ketua Harian H. Tengku Rusli S.Sos, H. Masgaul Yunus SH, Pengurus DPD II Partai Golkar Rohul, Pengurus PK dari 16 Kecamatan se Rohul, 153 Kordes dan para kader.

Ketua DPD II Partai Golkar Rohul H. Sari Antoni SH dalam sambutannya mengatakan, melihat kehadiran para Kordes dan saksi ini menjadi kekuatan dan semangat DPD II Golkar Rohul untuk memenangkan Pemilu pada 17 April 2019 mendatang.

“Ini menjadi kebanggaan kita, ini juga sebagai kekuatan besar DPD II Partai Golkar Rohul bertekad untuk memenangkan Partai Golkar, kita harus optimis, para saksi-saksi ini nantinya akan kita beri pembekalan sesuai apa yang disampaikan narasunber dari Bawaslu dan Pengurus DPD II Golkar Rohul,” katanya

“Jika hari ini belum dilakukan Pembekalan oleh DPD I, tapi apa yang disampaikan Bawaslu dan Kordes yang hadir tentunya akan memberikan pembekalan kepada saski-saksi ini sesuai dengan aturan yang berlaku, itu harapan saya,” tambahnya

Tambah Sari Antoni, penggunaan Aplikasi Saksi yang berbasis Android disemua di TPS, tentunya yang terkoneksi Bawaslu dan KPU. Diakuinya ada sekidit kendala, namun dirinya berharap kepada Kordes masing-masing harus mencari saksi-saksi yang mampu menjalankan aplikasi tersebut.

“Saya sendiri juga sudah menyampaikan kepada Kordes masing-masing melalui Ketua PK, untuk menyampaikan kapada Kordes dan Saksi-saksi ini harus mampu menjalankan aplikasi karena itu sudah menjadi ketentuan kita,” harapnya

Sari Antoni juga menjelaskan, Sebagai Koordinator Desa tidak hanya sekedar memberi pembekalan, namun Keluarga Besar DPD II Partai Golkar harus tegas terhadap saksi, sebagai saksi harus kuat dan tegas yang telah diberikan mandat oleh Partai Golkar.

“Jangan asal-asalan pilih saksi, kita ingin saksi-saksi yang kuat dan tegas di setiap TPS, kita lihat yang hadir ini lebih kurang dari 153 Desa, saya lihat hadir ini seratus persen, ini menjadi harapan dan acuan kita dalam pelaksanaan Pemilu ini,” katanya

Sari Antoni juga berharap kepada Pengurus DPD II Partai Golkar Rohul dan para Caleg untuk tidak saling tuding menuding dan sikut menyikut dalam kontestasi Pemilu mendatang, supaya Partai Golkar ini maju dan menjadi pemenang dalam kontestasi Pemilu 2019 ini.

“Tadi sudah saya sampaikan kepada para Caleg untuk tidak saling sikut menyikut, karena ini pengalaman yang lalu, tentu ini menjadi contoh untuk kita di Partai Golkar, makanya saya tegaskan secara umum untuk tidak melakukan itu, agar kedepannya Partai Golkar ini kedepannya bisa menang,” harap Sari Antoni

Sari Antoni menargetkan Partai Golkar memenangkan pada kontestasi Pemilu 2019. Untuk mengamankan dan mengawas suara di TPS, Partai Golkar menurunkan 1.115 saksi ditambah dengan Kordes dari 153 Desa dan PK 16 Kecamatan, yang dilakukan oleh masing-masing kecamatan itu nantinya disetiap TPS di Rohul yang ada 1.515 TPS.

“Kita menarget 10 kursi, tetapi potensial yang baru kita lihat 9-10 kursi, tapi mudah-mudahan dengan waktu yang singkat ini, mudah-mudahan para Caleg ini mereka lebih giat biar dapat 3 Kursi per Dapil, tetapi kita melihat prediksi 9-10 kursi, sebelumnya Partai Golkar Rohul meraih 7 kursi,” katanya.