Muara Dilam Miliki Taman Desa Teluk Sakti Rantau Bertuah

Berkat kerja keras dan komitmen dalam membangun Desa, Kini masyarakat Desa Muara Dilam dapat menikmati faslitas yang bisa dimanfaatkan masyarakat disektor perekonomian dan usaha masyarakat, seperti Taman Desa Teluk Sakti Rantau Bertuah, serta dimanfaatkan masyarakat untuk melaksanakan prosesi  perlimauan pernikahan secara adat di Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Kamis (15/11/2018).

Selain dihadiri Kepala Desa Muara Dilam Zulfikar SHi, dalam acara sakral prosesi perlimauan pernikahan itu turut juga dihadiri Mantan Kepala Desa Kepenuhan Timur Azhar, Kepala BPD Muara Dilam Amros, Datuk Bandaharo Jasri, 4 Suku yang ada di Desa Muara Dilam, yaitu Suku Melayu Panjang, Suku Melayu Pendek, Suku Meliling dan Suku Domo, sementara Suku yang menikah suku Melayu Panjang gelar suku Datuk bendahara dengan suku meliling gelar suku dt. Sari paduko.

Kepala Desa Muara Dilam Zulfikar SHi Kamis (15/11/2018) mengatakan Taman Desa Teluk Sakti Rantau Bertuah, perdana dapat digunakan masyarakat untuk prosesi perlimauan pernikahan secara adat yaitu belimau pengantin pernikahan putri anak Darlis dan Makmur yakni Jelita Murni dengan Faizal.

"Alhamdulillah Taman Desa Teluk Sakti Rantau Bertuah yang menjadi Ikon Desa Muara Dilam ini kita bangun melalui Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018, dapat dirasakan masyarakat, tidak hanya disektor perekonomian, tempat masyarakat berdagang, tempat nongkrongnya anak-anak muda, tapi ini perdana juga diguna masyarakat untuk prosesi pernikahan yaitu perlimauan secara adat, yang juga sempat viral di media sosial (Medsos)," jelas Zulfikar

Terpantau dilapangan, para datuk-datuk adat dan tokoh adat serta Kepala Desa Muara Dilam Zukfikar SHi terlihat kompak memakai setelan baju melayu lengkap dengan songket dan tanjak, yang terlihat kompak dan gagah yang kenakan Kepala Desa dan datuk-datuk adat. Zulfikar mengaku baju melayu tersebut di berikan oleh PT. Eka Dura indonesia (PT EDI). Dirinya mengucapkan terima kasih kepada Managemen PT EDI yang komitmen dan peduli dengan Kebudayaan dan Adat di Desa Muara Dilam.

"Jadi, Baju melayu adat ini merupakan pemberian PT EDI yang diserahkan oleh Management PT EDI beberapa waktu yang lalu. Ada sebanyak 13 stel, 12 stel untuk datuk adat ditambah satu stel untuk Kepala Desa. Saya mewakili datuk-datuk adat dan atas Pemerintah Desa Muara Dilam mengucapkan terima kasih kepada PT EDI, karena selama ini peduli terhadap masyarakat, tidak hanya dalam pemberian baju melayu adat ini, tetapi juga komitmen membantu masyarakat disektor sosial kemasyarakatan, pendidikan dan perkebunan, semoga hubungan yang erat ini dapat terjalin selamanya" harap Zulfikar.