Warga Muara Dilam Terima 951 Sertifikat, Zulfikar : Penyerahan Sertifikat Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Penerbitan dan Penyerahan sertifikat dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) ini akan terus dilaksanakan guna memberikan  kepastian hukum hak atas tanah yang dimiliki masyarakat dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Harapan itu disampaikan Kepala Desa Muara Dilam Zulfikar SHi kepada Rokanhulu.com disela penyerahan Sertifikat oleh Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Sukiman kepada masyarakat Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Minggu (31/3/2019) lalu, yang dipusatkan dihalaman di Kantor Desa Muara Dilam.

Diakui Zulfikar, usulan PTSL 2018 yang sertifikatnya dibagikan ini sebanyak 951 persil yang dibagikan sertifikat tanahnya hari ini merupakan tanah perumahan usulan untuk PTSL 2018. Penerima manfaat PTSL terutama masyarakat Desa Muara Dilam merasa sangat senang karena pembuatan sertifikat tanah melalui PTSL ini tidak dipungut biaya.

“Kami mewakili seluruh masyarakat Desa Muara Dilam mengucapkan terima kasih kepada Bupati Rokan Hulu H. Sukiman, BPN Rohul dan seluruh stakeholder yang sudah membantu dalam penerbitan Sertifikat tanpa harus megeluarkan biaya. Untuk biaya kepengurusan PTSL ditahun 2018 ini gratis. Tidak kita pungut biaya apapun,” Kata Zulfikar

Sukses dengan PTSL tahun 2018, Zulfikar, Kades Visioner dan konsisten dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat ini mengaku ditahun 2019 ini akan mengusulkan lebih banyak lagi, yakni sebanyak 1.350 persil, untuk lahan perumahan dan perkebunan.

Oleh karena itu, PTSL tahun 2019 ini diikat oleh Peraturan Bupati yang menyatakan dikenakan biaya maksimal senilai Rp 200.000, Zulfikar mengaku pihaknya sudah mensosialisasikan Peraturan Bupati tersebut kepada masyarakat.

”PTSL tahun 2019 agak berbeda, karena dasar hukumnya ada Peraturan Bupati yang menyatakan PTSL boleh dipungut biaya maksimal Rp 200.000, tetapi sesuai dengan kesepakatan masyarakat Dan peraturan ini sudah Kami sosialisasikan kepada masyarakat kami di Muara Dilam, agar nanti tidak terjadi kesalahan persepsi ditengah masyarakat,” Terangnya.

Zulfikar menjelaskan, apabila disepakati dengan masyarakat iuran dana Rp 200.000 yang dibayarkan masyarakat untuk PTSL 2019 akan digunakan untuk kebutuhan administrasi melengkapi persyaratan usulan sertifikat tanah itu sendiri, seperti biaya materai, Map, dan upah panitia yang mengurus pendaftaran PTSL serta keperluan lainnya.

Selain itu, Zulfikar juga menyampaikan, PTSL 2018 merupakan kerja keras Pemerintah Desa yang patut diacungi jempol, karena menjadi rekor pembuatan sertifikat tanah terbanyak disepanjang usia Desa Muara Dilam. Sebelumnya, pembuatan sertifikat tanah dalam satu tahun hanya berkisar 20 hingga 30 sertifikat.

Zulfikar juga berterimakasih atas komitmen dan pelayanan yang ramah serta bersahabat dari Kantor Badan Pertanahan Rohul selama pengerjaan PTSL 2018.

”Kami Pemerintah Desa Muara Dilam sangat berterimakasih atas komitmen dan kerjasama yang baik dari pihak BPN Rohul. Karena dengan kepemilikan sertifikat tanah ini masyarakat kami bisa pula mengembangkan usahanya, dengan menjadikan sertifikat ini sebagai agunan untuk pinjaman modal usaha nantinya.” harapnya

Sementara itu, Bupati Rohul H Sukiman mengatakan dengan telah diterimanya SHM PTSL, warga diharapkan yang memiliki tanah atau lahan yang telah memiliki legalitas kepemilikan dan harga jualnya juga semakin tinggi.

Tambah Bupati Sukiman, tanah atau lahan warga yang sudah bersertifikat atau terdaftar dan sudah memiliki legalitas kepemilikan yang sah, sehingga terhindar dari persoalan konflik lahan atau konflik agraria.

“Sertifikat ini banyak manfaat yang didapatkan masyarakat, jika program ini berjalan dengan sukses. Selain dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena aset tanah mereka yang telah bersertifikat, dapat lebih bernilai. Saya mengajak kepada warga Desa Muara Dilam untuk memanfaatkan sertifika ini dengan sebaik-baiknya,” pinta Sukiman

Mantan Dandim Inhil ini menambahkan program PTSL‎ yang tengah digalakkan Pemerintah Pusat sepenuhnya gratis, sebab biaya ditanggung melalui APBN 2018. Diakuinya, Pemkab Rohul sangat mendukung program PTSL yang dilakukan BPN Rohul di Negeri Seribu Suluk, karena sangat membantu masyarakat dalam mengurus sertifikat tanah atau lahannya.

“Program PTSL ini dinilai sangat membantu masyarakat untuk penerbitan sertifikat hak atas tanah,”

Ditempat yang sama, Kepala BPN Rohul Tarbarita S.SiT, MH, mengatakan, kunjungan kerjanya ke Desa Muara Dilam dalam rangka penyerahan sertifikat ini yang di­ba­gikan sampai kepada pemi­liknya. Dia mengungkapkan, sebagai orang BPN Rohul dirinya akan bahagia jika dapat mem­bantu masyarakat menyelesai­kan surat tanah.

“Dihari minggu ini dengan semangat Pak Bupati dan Pak Kades kita hadir untuk menyerahkan sertifikat sebanyak 951 bidang di Desa Muara Dilam ini. Dengan menerima serti­fikat tanah, Semoga sertifikat ini dapat memberi­kan rasa aman, tenteram dan bermanfaat atas kepemilikan tanah,” ha­rap­nya.

Tidak hanya sampai pada sertifikat PTSL 2018, Tarbarita berharap kepada Kepala Desa Muara Dilam Zulfikar tetap semangat untuk memperjuangkan masyarakat dalam Program 2019 untuk mensertifikat tanah Pertanian dan Tanah Wakaf masyarakat.

Pada Penyerahan Sertifikat Untuk Rakyat dan Penyuluhan Untuk PTSL 2019 itu, tampak juga dihadiri Ketua TP PKK Rohul Hj Peni Herawati Sukiman, Sekda Rohul Abdul Haris, Asisten II Ruslan, Kadis Sosial dan Perlindungan Anak Sri Mulyati.

Selain itu, Kadis Kesehatan, Kadis DPMPD Rohul, Kesbangpol Rohul, Kadis Dukcapil Rohul, Kadis PUPR, Kadis TPH Rohul, Camat Kunto Darussalam, Ruslan, S Sos, Bhabimkantibmas Brigadir Juwanto, Ketua TP PKK Desa Muara Dilam Asmita Amd Keb, Ketua BPD Desa Muara Dilam Amros, Datuk Bandaharo Jasri, Tokoh Masyarakat Desa Muara Dilam H. Khaidir dan masyarakat Muara Dilam.