Transfer DAU ke Pemda Dijadwalkan Jum’at, BPKAD Rohul Sudah Mulai Memproses SPP-SPM dan SP2D Pencairan ADD

Transfer DAU ke Pemda Dijadwalkan Jum’at, BPKAD Rohul Sudah Mulai Memproses SPP-SPM dan SP2D Pencairan ADD

Terlambatnya transfer Dana Alokasi Umum (DAU) dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah (Pemda) Rokan Hulu (Rohul), berdampak pada proses pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap I. Berdasarkan informasi dari Pemerintah Pusat, Dana DAU bakal ditransfer pada Jum’at (7/5/2021) mendatang.

Untuk mempercepat proses pencairan ADD Tahap 1, sejak Senin (3/5/2021) Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Rohul sudah mulai memproses Surat Permintaan Pencairan Surat Perintah Membayar (SPPSPM) dari Bendahara dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).

Hal dikatakan Kepala BPKAD Rohul Suharman, SPi melalui Sekretaris BPKAD Rohul Asikin, SE., MM kepada Media Center Diskominfo, Rabu (5/5/2021), usai menerima kunjungan sejumlah Pengurus Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Rohul, terkait pencairan ADD Tahap I, Rabu (5/5/2021).

Lanjut Asikin menjelaskan, dari pertemuan tersebut, Pengurus APDESI Rohul menuntut untuk pencairan Alokasi Dana Desa Tahap I.

“Jadi tuntutan dari kawan-kawan APDESI Rohul tadi minta ADD dicairkan. Untuk Siltap dengan ADD. ADD ini sebenarnya untuk gaji juga, Karena di Desa itu yang namanya Siltap itu untuk gaji Perangkat Desa sampai Kadus, sementara untuk gaji RT dan RW masuk dalam ADD,” terang Asikin.

Terlambatnya transfer Dana Alokasi Umum (DAU) oleh Pusat ke Pemda, dijelaskan Asikin, karena terkait masalah Administrasi dan laporan.

“Untuk ADD itu, karena DAU untuk Rohul sudah 2 bulan ditahan Pusat sebesar 110 Milyar, masing-masing 55 Miliar per bulan selama 2 bulan. Tetapi saat ini persyaratannya sudah dilengkapi dan sudah diverifikasi oleh Pemerintah Pusat dan sudah lengkap seluruhnya. Komunikasi kita dengan pusat, direncanakan paling lambat Jum’at (7/5/2021) sudah di Transfer ke Daerah senilai 110 Miliar,” terangnya.

Jika DAU itu telah di transfer ke Daerah, Asikin menjelaskan BPKAD Rohul akan segera memproses pencairan ADD sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku.

“Jika dana itu sudah di transfer, langsung kita proses. Bahkan untuk mempercepatkan proses itu, sejak Senin lalu sudah mulai kita memproses Surat Permintaan Pencairan Surat Perintah Membayar (SPPSPM) dari Bendahara,” ujarnya.

Tambah Asikin, Strategi BPKAD Rohul untuk mempercepat pencairan ADD, diperkira besok (Kamis_Red) juga Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sudah selesai dan kemudian diantarkan ke Bank Riau Kepri (BRK). Jadi ketika DAU itu masuk, langsung bisa diproses di BRK.

“Jadi diperkirakan jika DAU itu masuk pagi Jum’at, bahannya sudah siap kita standby kan di BRK. Karena Desa itu Rekeningnya Bank BRI, walaupun di Transfer antar Bank dibawah jam 12 siang itu mudah-mudahan sudah masuk ke rekening,” ujarnya.

“Terkait menipisnya uang Cash di BRI. Jadi usaha kita dengan pak Kepala BPKAD Rohul akan mengkomunikasikan dengan Pimpinan BRI, meskipun ini sudah diluar tupoksi BPKAD, tetapi ini demi untuk mempercepat pencairan supaya pimpinan BRI bisa menyediakan uang secukupnya,” kata Asikin.

Sebelumnya, Pengurus APDESI Rohul dipimpin Wakil Ketua I APDESI Rohul M. Rois Zakaria, SE mewakili Ketua APDESI Zulfahrianto, SE, bersana Wakil Ketua II Yasrijon serta Ketua dan APDESI Kecamatan se-Rohul mendatangi BPKAD Rohul terkait Pencairan ADD Tahap I.

Kedatangan Pengurus APDESI Rohul disambut Sekretaris BPKAD Rohul Asikin, SE., MM bersama Kabid Anggaran BPKAD Rohul Simel Meri, SE., M.Si dan Pegawai BPKAD Rohul.

Dari pertemuan tersebut, Wakil Ketua I APDESI Rohul M. Rois Zakaria, SE mengatakan pihaknya mempertanyakan terkait pencairan ADD Tahap I, hal itu dilakukan untuk memperjuangkan hak dari Kepala Desa dan Perangkat Desa.

"Kedatangan kita diterima Sekretaris BPKAD Rohul pak Asikin, kita sampaikan terkait permohonan agar dilakukan pencairan segera ADD tahap pertama, karena sudah 5 bulan perangkat desa belum gajian," kata Rois.

"Kami berharap, apa yang menjadi tuntutan dan aspirasi Kades dan perangkatnya menjadi prioritas Pemkab khususnya BPKAD agar bisa segera direalisasikan. Karena kita sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan di masyarakat," ungkap Rois.

Tambah Rois, Apalagi dalam waktu tinggal menghitung hari, sebentar lagi memasuki hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah dan kebutuhan rekan juga banyak. Sehingga berharap Siltap nantinya bisa segera dicairkan, agar bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga," harap Rois.

Sebelumnya, Ketua APDESI Rohul Zulfahrianto menyatakan, Kades dan perangkat desa di 139 desa berharap pencairan ADD Tahap I ini bisa terealisasi secepatnya.

"Kita berharap ADD tahap I tahun ini sudah bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pembangunan desa serta Siltap Kades serta perangkatnya, bila sudah dicairkan Pemkab Rohul, sehingga kades dan perangkatnya bisa memanfatkannya untuk kebutuhan menjelang Idul Fitri 1442 Hijriyah," harap Zulfahrianto.


Selamat Datang Diwebsite Resmi Kabupaten Rokan Hulu , Website ini Merupakan Bentuk dari Keterbukaan Informasi Kabupaten Rokan Hulu . Segala Informasi Yang ditayangkan merupakan informasi yang Valid. Jika Ada Permasalahan dalam Penayangan Silahkan Hubungi Pihak Pengelola Diskominfo Rokan Hulu